PERBEDAAN VIDEOGRAPHER & CINEMATOGRAPHER

selective focus of art director looking at digital camera near assistants

Apa sih sebenarnya perbedaan antara videography dan cinematography?
Videography dan cinematography sebenarnya mengacu kepada mengambil gambar secara audio visual menggunakan kamera, namun perbedaannya terletak kepada perspektif orang yang menggunakan kamera tersebut. 

 

Videography biasanya mengacu kepada orang yang mengambil acara live atau real events. Videographer lebih mengacu kepada orang-orang yang bekerja dengan tim yang lebih kecil untuk proyek yang lebih kecil, seperti wedding, live events, atau konser. Videographer biasanya bekerja sendirian atau dalam kelompok kecil. Pekerjaan utamanya adalah mengambil gambar atau footage. 

 

Sedangkan untuk cinematographer, pekerjaannya juga sama mengambil gambar atau footage secara live. Namun perbedaannya besarnya adalah setiap pengambilan gambarnya melibatkan perencanaan strategi serta pengarahan artistik dan membutuhkan kru yang lebih besar. Music video, Film, dan iklan merupakan salah satu pekerjaan dari cinematographer. 

 

Dari penjelasan tersebut, kita mengetahui perbedaan antara videographer dan cinematographer, secara detail dibedakan menjadi sebagai berikut : 

  • Besar & cakupan proyeknya

  • Jumlah orang dan besaran yang ada di dalam tim 

  • Waktu dan perencanaan yang dilakukan sebelum dan saat produksi berjalan

  • Membutuhkan arahan artistik atau tidak dalam setiap pengambilan gambar

Perbedaan terbesar antara videographer dan cinematographer adalah pada perencanaan. Dengan videography, kita juga membutuhkan perencanaan tapi belum tentu mengetahui secara pasti apa yang akan terjadi di lapangan.

VIDEOGRAPHER

Pekerjaan Videographer juga tidak hanya sekedar mengambil gambar, karena dikerjakan sendirian bisa jadi videographer juga harus mengoperasikan kamera, membuat lighting yang bagus serta menangkap suara yang mendukung audio visual yang terjadi.


Berikut adalah skill-skill yang dibutuhkan oleh videographer : 

  • Pengetahuan peralatan kamera untuk menguasai medan event yang tidak terkendali secara kondisi dan situasi. 

  • Kecepatan serta perlengkapan yang baik seperti baterai tambahan, memori tambahan, dan juga lensa-lensa yang dibutuhkan di dalam event. 

  • Mata yang tepat untuk mencari angle terbaik dalam setiap shot serta menemukan akses agar setiap event tidak terlewatkan

  • Kepimpinan saat bekerja saat sendiri dan saat bersama tim

  • Mengetahui teknik-teknik editing, agar gambar yang dihasilkan tidak hanya sekedar gambar namun juga dapat bercerita tentang kejadian yang ada di event tersebut. 


Tipe pekerjaan videographer : wedding, livestreaming, interviews, film pendek, company profile, video promo. 


CINEMATOGRAPHER

Cinematographer atau sering disebut DOP dalam sebuah proyek memainkan peran yang cukup penting dalam pembuatan music video, film, dan juga iklan. Mereka biasanya bertanggung jawab untuk merencanakan dan mengelola sejumlah besar tim agar hasil gambar yang diinginkan tercapai. Menjadi cinematographer tidak terlalu memerlukan pengetahuan kamera yang tepat karena ada cameraman, namun Cinematographer membutuhkan skill artistik serta mata yang sangat bagus dalam setiap pengambilan adegan. 

Seorang Cinematographer harus memahami apa kesan atau pesan yang ingin disampaikan dalam setiap shot-nya untuk mencapai sisi artistik yang diinginkan. Dengan begitu, seorang cinematographer benar-benar membutuhkan pengalaman di bidang film yang mendalam, serta pengetahuan cinematography secara luas untuk dapat memegang suatu proyek. Tidak lupa juga, seorang cinematographer juga membutuhkan skill komunikasi serta memimpin banyak kru dengan baik agar produksi dapat berjalan dengan lancar. 


Tipe pekerjaan cinematographer : Film, Iklan skala besar, Music video skala besar.


Tags: No tags

Comments are closed.